Wahai Generasi Penerus………!!!

Janganlah Terlalu Cinta Dunia…..

“Dan tidaklah ada kehidupan di dunia itu kecuali kesenangan yang membujuk.” (Q.S Ali Imran : 185)

Manusia yang ditugaskan oleh Alloh sebagai khalifah di bumi ini disertai oleh Alloh dengan berbagai macam kesenangan. Alloh menciptakan wanita, binatang, tumbuhan, dan harta benda, yang semua itu diperuntukkan untuk manusia. Agar manusia bertambah senang beribadah dan syukur. Namun keadaan memang menjadi sebaliknya, manusia menjadi sibuk mengurusi dunia dan menciptakan Penciptanya… Massya Alloh…!!!

Segala sesuatu diciptakan dengan tujuan baik, kadang-kadang bahkan seringkali disalahgunakan dan berakhir jelek. Yang tadinya halal menjadi haram, atau sebaliknya. Begitulah adanya; dunia ini karena pengaruh iblis yang selalu menggoda manusia sehingga banyak manusia terlena dan lupa dengan akhirotnyaNa’udzubillah!

Demikian halnya dengan orang iman, pejuang-pejuang fii sabilillah, hal-hal semacam ini pasti akan kita hadapi. Kita akan mempunyai istri atau keluarga. Jangan sampai istri (atau suami dan anak) kita itu menunggu dan menghambat perjuangan dalam sabilillah, karena saking cintanya kita kepadanya. Sebab istri kita cantik jelita, susah mendapatkannya, sehingga kita enggan meninggalkan dan takut diambil orang….

Padahal dari perjuangan fii sabilillah itu lebih baik dan besar dari segala-galanya. Istri kita yang cantik itu akan diganti dengan bidadari yang berlipat jumlahnya, yang tidak pernah membosankan parasnya dan lebih cantik dari apa-apa yang tercantik didunia ini. Coba bayangin tapa jangan lama-lama ngebayanginnya!

Selain itu kita akan punya rumah, punya mobil. motor, emas dan lain-lainnya. Jangan sampai kita malas melangkah berjuang di agama Alloh karena takut akan rusaknya barang-barang tersebut. Takut rumahnya kemalingan, takut mobilnya tabrakan, penyok, takut motornya kotor dan rusak dan berbagai rasa lain. Adayang punya mobil mewah tapi tidak digunakan untuk berangkat beramal sholeh karena takut jika nanti ditumpangi saudaranya yang dhuafa’, intinya merasa terlalu sayang jika milik kita itu rusah digunakan untuk sabilillah. Naudzubillah min dzalik, padahal Alloh berfirman: “Apa-apa yang ada disisi kamu itu akan rusak dan apa-apa yang ada disisi Alloh itu yang kekal” (Q.S Nahl 96).

Apa saja yang kita cintai dengan amat sangat, kita cintai dengan berlebihan, kita terlalu cintai, terlalu eman eman maka akan menghambat dan menghentikan langkah perjuangan. Lalu bagaimana? Bagi para pejuang, pembela agama Alloh, cintailah dunia itu seperlunya saja; jangan berlebihan. Bila kita bisa mencintai dunia tanpa berlebihan, maka kita berani meninggalkan karena cinta kita lebih tertanam pada hal-hal yang lebih baik dan kekal dari hasil perjuangan.Dalam kenyataannya, misal mobil kita penyok, ya bawa ke bengkel. kalau kotor ya dicuci, kalau rusak ya diperbaiki, kalau hilang ya diganti. Tidak menggerutu dan ngomel-ngomel menyalahkan saudaranya apalagi sampai menyalahkan Alloh. Tidak kecewa dan tidak merasa berat, tetapi tawakal dan senang dalam sabilillah. Bila sikap seperti ini yang kita miliki maka langkah kita berjuang agama Alloh, sebagai pejuang, tidak berat tetapi akan mantap untuk melangkah dan terus melaju.

Aku Sediakan bagi Hamba-hambaku yang sholih dan apa-apa yang belum pernah dilihat oleh Mata, apa-apa yang belum terdengar telinga dan apa-apa yang belum terlintas dalam benak manusia (Alhadits).

Iklan

2 comments on “Wahai Generasi Penerus………!!!

  1. Ping-balik: LDII Bali adakan Cinta Alam Indonesia | Generus Bali

  2. Ping-balik: Target sederhana tahun depan | Generus Bali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s